Pertunjukan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu sukses menyedot perhatian para penonton yang memenuhi auditorium, bahkan beberapa pengunjung Galeri Indonesia Kaya yang ingin menonton terpaksa mengurungkan niatnya karena tempat duduk sudah penuh.
Sang sutradara, Teguh "Kenthus" Ampiranto, mengatakan tak sulit mengarahkan para pemain meski para jurnalis yang terlibat tak memiliki latar belakang akting atau bahkan kultur Jawa yang dekat dengan cerita pewayangan.
"Ketemu sama para jurnalisnya cuma empat kali, jadi saya mensiasatinya dengan mengurangi porsi tari dan sikap wayangnya, banyakin dialog karena saya paham teman-teman wartawan ini biasanya pintar ngomong," kata Kenthus usai pertunjukan di Galeri Indonesia Kaya, Minggu.
Wayang jurnalis yang dipentaskan hari ini merupakan kolaborasi Wayang Orang Bharata dan 30 jurnalis mulai dari pemimpin redaksi hingga reporter media cetak, online, hingga televisi dalam menyuguhkan cerita Petruk.
"Petruk Nagih Janji" menceritakan kisah Petruk, sang punakawan dalam dunia wayang. Nasionalisme Petruk terketuk untuk melakukan bela negara ketika terjadi pemberontakan Prabu Pergola Manik. (WDY)
Pewarta: Oleh Ida NurcahyaniEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026