"Kami akan menambah satu unit mobil SiMolek untuk memberikan literasi dan edukasi keuangan yang lebih banyak menjangkau daerah," kata Kepala OJK Bali, Zulmi di Denpasar, Minggu.
Dia menjelaskan bahwa selama tahun 2014, sebanyak 27 lembaga jasa keuangan di Bali terdiri dari 16 bank, perusahaan asuransi (4), perusahaan efek (3), perusahaan pembiayaan (3) dan perusahaan pegadaian (1) telah menggunakan armada SiMolek itu.
Menurut dia, mobilitas armada tersebut digunakan di 105 tempat yakni perbankan, rumah makan, tempat perbelanjaan, universitas, sekolah, pasar, lapangan, tempat wisata serta sejumlah tempat publik lainnya.
Selain memberikan informasi terkait layanan keuangan dan produk, SiMolek, lanjut dia, juga mengakomodir pengaduan masyarakat.
Sementara itu terkait pengaduan masyarakat, OJK selama tahun 2014 telah menerima 130 pengaduan masyarakat yang terdiri dari 108 pengaduan terkait produk perbankan dan 22 lainnya terkait produk industri keuangan non-bank (IKNB).
Pengaduan konsumen dengan pihak bank di Bali sebagian besar diwarnai permasalahan terkait kredit sebanyak 67 pengaduan, tabungan (18), deposito (13), sistem informasi debitur (8) dan produk lainnya.
Sedangkan IKNB, menyangkut asuransi jiwa, asuransi kerugian, pembiayaan modal kerja, modal ventura dan pembiayaan konsumsi. (ADT)
Pewarta: Oleh Dewa Wiguna: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.