Tabanan (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bali, menargetkan sektor perikanan budidaya bisa terjadi peningkatan produksi hingga 2.880 ton dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

"Kami targetkan peningkatan produksi perikanan budidaya mencapai 353 persen dalam periode 2010 - 2014 atau produksi meningkat dari 1.095 ton menjadi 3.975 ton," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Sabtu.

Untuk peningkatan produksi pada tahun 2010 ini dia berharap bisa naik sekitar 20 persen. Peningkatan produksi ini, kata dia, diharapkan sejalan tujuan pembangunan perikanan dan kelautan secara nasional.

"Adapun tujuan pembangunan perikanan secara nasonal yakni meningkatkan produksi ikan, meningkatkan konsumsi ikan perkapita per tahun," ujarnya.

Selain itu, sambung Ariwangsa, juga diharapkan terjadi peningkatan pendapatan para pembudidaya ikan atau nelayan serta memperluas lapangan kerja di bidang perikanan dan kelautan.

Menyoal visi Kementerian Kelautan dan Perikanan yakni mewujudkan Indonesia sebagai penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar di dunia tahun 2015, pihak pemerintah telah menegaskan komitmennya.

"Pemkab Tabanan lewat Dinas Perikanan dan Kelautan berkomitmen mendukung visi tersebut melalui kontrak produksi yang telah ditandatangani Bupati Tabanan dengan Gubernur Bali dan Menteri Kelautan dan Perikanan," tandas dia.

Guna mencapai tujuan peningkatan produksi tersebut, kata dia komoditas budidaya ikan air tawar yang akan didorong untuk pengembangannya adalah nila, karper, lele dan gurami sebagai komoditas andalan.

Selain itu, sebagai wilayah yang berbatasan dengan Samudera Indonesia, Kabupaten Tabanan memiliki garis pantai sepanjang 35 km terbentang mulai Pantai Nyanyi, Kecamatan Kediri di sebelah timur sampai ke barat di pantai Yeh Leh, Kecamatan Selemadeg Barat.

Potensi kelautan ini dimanfaatkan untuk usaha penangkapan ikan, pengolahan ikan dan usaha pemanfaatan potensi pantai sebagai objek wisata, katanya.

Meski masih menghadapi sejumlah kendala seperti lemahnya permodalan dan masih rendahnya kualitas SDM pembudidaya ikan dan nelayan, namun pembangunan perikanan dan kelautan di Kabupaten  Tabanan  selama tahun 2009 secara keseluruhan telah menunjukkan peningkatan dan hasi menggembirakan.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026