Denpasar (Antara Bali) - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2014 hingga Agustus mencapai 2,4 juta atau naik 15,5 persen jika dibandingkan periode sama pada 2013 yang hanya 2,1 juta orang.

"Komponen pariwisata Bali mampu menunjukkan hal-hal baru yang tidak dimiliki oleh daerah dan negara lain, sehingga turis asing masih ramai datang melakukan perjalanan wisata ke daerah ini," kata Pengamat Pariwisata Dewa Rai Budiasa di Denpasar, Selasa.

Pria kelahiran Gianyar yang juga pelaku pariwisata itu menambahkan, budaya masyarakat setempat hingga kini masih terbina dengan baik, ditambah dengan suasana perdesaan yang terdiri atas areal persawahan yang masih terbentang dan dari kejauhan terlihat gunung yang memiliki kekuatan magis untuk menarik minat turis ke daerah ini.

Kekuatan magis di daerah perdesaan itu, hendaknya bisa dimanfaatkan kepada para pelaku pariwisata membuka jalur perjalanan turis yang lebih menarik dan menyuguhkan sesuatu yang unik untuk masyarakat dalam dan luar negeri.

Masyarakat dalam dan luar negeri yang berlibur tentu menginginkan hal-hal baru yang bisa disaksikan dan dirasakan di daerah tempat perpelancongan ini. Oleh sebab itu, perlu diciptakan lintasan kunjungan wisata yang beraneka ragam.

Dewa Rai Budiasa menambahkan, wisatawan asing yang berlibur secara perorangan ke Bali tentu ingin bermalam sambil menikmati suasana hotel berbintang, kemudian pindah ke pondok wisata termasuk menginap di daerah perkampungan seperti di Payangan kawasan wisata baru berkembang di Bali.

Turis asing saat datang ke perdesaan sangat tertarik untuk mengetahui tata letak rumah yang ada di pekarangan termasuk fungsinya, tutur Dewa Rai sambil menyebutkan rumah yang dibangun di arah timur (bale dangin) berfungsi sebagai rumah adat.

Begitu pula letak dapur ada di bagian selatan dari pekarangan, bale dauh sebagai melakukan kegiatan termasuk menerima tamu dan penjelasan seperti itu sangat menarik bagi turis asing khususnya asal Eropa yang baru pertama kali ke Bali, kata Dewa Rai.

Dewa Rai memiliki pemikiran dan merealisasikan sendiri bagi tamunya untuk datang menginap di perkampungan sambil menyaksikan aktivitas masyarakat sekitarnya secara apa adanya.

Kondisi itulah salah satu penarik turis asing tetap ramai ke Bali, kata Dewa Rai sambil menyodorkan data Dinas Pariwisata daerah ini yang menunjukkan peningkatan yang kondusif dengan kedatangan turis Australia yang terbanyak yakni 624.803 atau 25,76 persen dari seluruh turis ke daerah ini.

Menyusul pelancong asal Tiongkok yang tercatat 389.622 orang selama Januari-Agustus 2014 naik 47,36 persen jika dibandingkan perioda sama 2013 hanya 264.409 orang, di tempat ketiga Malaysia dengan 137.060 orang atau 14,07 persen seluruh turis ke Bali. (WDY)

Pewarta: Oleh I Ketut Sutika
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026