Denpasar (Antara Bali) - Para pedagang bendera merah putih di beberapa ruas jalan utama di Kota Denpasar mulai ramai, kendati  perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia masih kurang 11 hari lagi.

Arif (20), salah seorang pedagang asal Bandung, Jawa Barat, yang ditemui ANTARA di kawasan Jalan Renon, Denpasaar, Jumat mengatakan bahwa dirinya sudah mulai menjajakan barang dagangannya sejak lima hari lalu.

"Saya sudah mulai berjualan sejak lima hari yang lalu, namun hingga hari ini pembeli masih belum banyak," kata pria yang mengaku masih membujang itu.

Ia menyebutkan, dari beberapa bendera yang ia pajang, untuk ukuran kecil dijual dengan harga Rp5.000 dan yang ukuran paling besar seharga Rp250 ribu. Saat ini dirinya baru mampu menjual satu hingga lima buah bendera.

"Masih sepi, paling rata-rata untuk satu harinya omzet yang saya dapatkan hanya berkisar antara Rp50 ribu hingga seratus ribu rupiah," kata pemuda yang mengaku baru kali ini berjualan bendera di Bali.

Senada dengan Arif, beberapa pedagang lainnya juga menyebutkan hingga saat ini memang belum banyak pembeli yang datang menghampiri tempat penjualannya.

"Biasanya sih seminggu menjelang perayaan HUT RI, baru mulai ramai. saat ini paling hanya dua hingga lima orang pembeli yang datang," ucap Taufik (49), pedagang yang juga mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Menurut pria yang mengaku memiliki dua cucu itu, dirinya setiap tahunnya rutin menggeluti pekerjaan sebagai pedagang bendera musiman di Bali. Hal tersebut dikarenakan penghasilan yang didapatkan cukup lumayan, yakni berkisar 20-30 persen per buah.

Para pedagang berharap, untuk HUT RI kali ini, perayaannya dapat lebih semarak, sehingga dapat meningkatkan omzet penjualannya.

"Kami datang jauh-jauh ke sini berharap untuk dapat penghasilan yang lebih, untuk persiapan lebaran nanti," kata Taufik yang mengaku sebagai pekerja serabutan itu.

Beberapa jalan utama di Denpasar yang ramai dimanfaatkan pedagang bendera musiman adalah yakni di kawasan Jalan Puputan Renon Denpasar, Jalan A Yani, Cokroaminoto, Gatot Subroto, Jalan By Pass Ngurah Rai dan beberapa ruas jalan utama lainnya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026