Jakarta (Antara Bali) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu dibuka naik sebesar 4,80 poin setelah konflik geopolitik di Ukraina dan Irak mereda.

IHSG BEI dibuka naik 4,80 poin atau 0,09 persen menjadi 5.137,19. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 1,20 poin (0,14 persen) ke level 879,62.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa meredanya sentimen global, yaitu konflik di Ukraina dan Irak untuk sementara waktu memberi peluang bagi pasar saham regional, termasuk indeks BEI bergerak menguat.

Di sisi lain, lanjut dia, terapresiasinya mata uang rupiah terhadap dolar AS menambah sentimen positif bagi pasar saham di dalam negeri.

"Dengan kondisi itu, IHSG BEI masih berpeluang untuk melanjutkan 'rally' penguatan," katanya.

Ia menambahkan bahwa sentimen positif lainnya yakni diterbitkannya Perpres No.75 tahun 2014 tentang Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas.

"Membaiknya infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi domestik tumbuh, hal itu akan disambut positif oleh pelaku pasar," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 7,81 poin (0,03 persen) ke level 24.697,22, indeks Nikkei naik 1,24 poin (0,01 persen) ke level 15.162,55 dan Straits Times melemah 5,02 poin (0,15 persen) ke posisi 3.298,37. (WDY)

Pewarta: Oleh Zubi Mahrofi
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026