Negara (Antara Bali) - PT ASDP Indonesia Ferry Gilimanuk, membantah proyek dermaga mangkrak, meskipun tidak terlihat pengerjaan di lokasi tersebut.
"Saya juga tidak tahu menilai mangkrak itu darimana. Proyek ini tetap jalan, tapi memang tidak semua pengerjaan dilakukan disini," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Gilimanuk, Wahyudi Susianto, Jumat.
Ia mengatakan, pengerjaan dermaga yang baru tersebut bukan merupakan proyek ASDP, tapi berasal dari Kementerian Perhubungan dengan dana APBN.
"Namun karena disini, saya sedikit banyak tahu mengenai proyek tersebut. Yang jelas proyek tetap berjalan sesuai rencana," ujarnya.
Menurutnya, tidak semua kontruksi dermaga tersebut dikerjakan di Gilimanuk, karena keterbatasan alat dan lokasi kerja.
Ia mencontohkan, kontruksi berupa besi, dikerjakan di gudang rekanan proyek tersebut, setelah selesai baru dibawa ke Gilimanuk untuk dipasang.
"Teknisnya untuk itu rekanan yang lebih tahu. Ada beberapa bagian dari dermaga yang tidak bisa dikerjakan disini, sehingga digarap di gudang kerja rekanan," katanya.
Karena lokasi proyek tampak sepi dari pekerja, beberapa pihak menduga ada masalah dengan proyek yang mulai dikerjakan beberapa bulan lalu ini.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.