Pemain tengah Persikutim, Pandi Widiarto, menyumbangkan dua gol untuk timnya di babak pertama pada menit ke-30 melalui eksekusi penalti dan tendangan keras di menit ke-38.
Dalam pertandingan tersebut, wasit tidak mengeluarkan kartu kuning untuk penjaga gawang Persenijam, Alfian, setelah menjatuhkan permain Persikutim, Gantarkan, di dalam kotak penalti.
Eksekusi penalti Persekutim, Pandi Widiarto dilakukan dengan sempurna dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh pelatihnya.
Dengan kemenangan itu, tim asuhan pelatih M Nasrin berhasil menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup Q dengan tiga poin di bawah tuan rumah PS Badung.
"Kami puas dengan hasil pertandingan hari ini karena mampu mencuri poin penuh dan memanfaatkan semua peluang dengan baik," ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Persenijam Wahyudi mengakui anak-anak asuhnya tampil kurang maksimal karena tidak mampu memanfaatkan peluang yang berkali-kali dilakukan saat menyerang lawan.
Ia tidak menargetkan apa pun dalam pertandingan tersebut. Selain itu, pihaknya mengakui pemain anak didiknya saat berlaga melawan Persikutim terlihat kurang berkembang dan kurang komunikasi antara pemain sehingga banyak membuang peluang.
"Kami ucapkan selamat kepada Persekutim yang bermain sangat baik," ujarnya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.