"Selama ini, dana memang menjadi salah satu kendala dalam mengatasi abrasi pantai yang kondisinya semakin mengkhawatirkan, dan perlu mengadakan pendekatan kepada Pemprov Bali maupun pemerintah pusat," kata Anggota Komisi B DPRD Gianyar, I Made Wirasila, Kamis.
Ia mengatakan, kondisi pantai yang sangat parah itu akibat kikisan ombak yang sangat dahyat sebenarnya sudah terjadi sejak lama, namun tidak mendapat penanganan dengan baik.
"Kita sering mendengar keluhan dari warga terkait abrasi yang semakin mengkhawatirkan," ucapnya.
Ia mengingatkan, kepala Dinas Pekerjaan Umum Gianyar, lebih gencar memperjuangkan dana untuk mengatasi abrasi yang terjadi di pesisir pantai Kabupaten Gianyar.
"Walau hanya wacana tak masalah, karena dari wacana itulah muncul itikad untuk berbuat, ketimbang melempem," ujarnya.
Hal itu perlu disadari masyarakat, penanganan masalah abrasi di sepanjang pantai Gianyar bukan semata tanggung jawab pemerintah kabupaten, namun juga Pemerintah provinsi Bali termasuk pemerintah pusat.
Presiden Sosilo Bambang Yudoyono sebenarnya menaruh perhatian besar terhadap masalah lingkungan, termasuk upaya mengatasi kerusakan pantai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Gianyar, I Nyoman Nuadi menjelaskan, sebagian besar pantai-pantai di Kabupaten Karangasem terkena abrasi.
Pihaknya melakukan pendekatan dengan pemerintah provinsi Bali dan pemerintah tingkat Pusat, hingga saat ini belum jawaban tindaklanjut.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.