"Wadah koperasi tersebut menangani berbagai jenis kegiatan ekonomi masyarakat dengan memiliki aset sebesar Rp274 miliar dan volume usaha Rp189 miliar," kata Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri Kabupaten Buleleng Ida Bagus Surya Manuaba di Singaraja, Kamis.
Ia mengatakan, seluruh koperasi tersebut pada 2009 memiliki sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp6 miliar dan menyerap 699 tenaga kerja.
"Kami bertekad untuk memajukan wadah koperasi untuk mengembangkan berbagai jenis usaha dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitarnya," ujar Manuaba.
Upaya pembinaan dan pemberdayaan koperasi terus dilakukan, seklaigus menindaklanjuti program pemerintah pusat melalui Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).
Dalam pembinaan dan motivasi tersebut, menurut Ida Bagus Surya Manuaba, Buleleng oleh pemerintah pusat dinilai cukup berhasil dalam melaksanakan pembangunan bidang Koperasi, dan pemerintah memberikan penghargaan sebagai kabupaten penggerak koperasi.
"Penghargaan untuk Kabupaten Buleleng itu akan diserahkan pada HUT koperasi tingkat Provinsi Bali yang akan dipusatkan di Taman Budaya Denpasar, 17 Juli 2010," ujar Manuaba.
Kabupaten penggerak koperasi, menurut dia, merupakan program pemerintah pusat melalui Kementrian Koperasi dan UKM yang dapat dilakukan secara maksimal dalam pemberdayaan koperasi.
Penilaian sebagai kabupaten penggerak koperasi. antara lain menekankan pada aspek keberpihakan pemerintah kabupaten dalam mendorong dan menumbuhkembangkan koperasi.
Keberpihakan pemerintah kabupaten dalam mengembangkan koperasi, antara lain menyangkut sejauh mana mampu mengalokasikan anggaran, dari sisi dukungan sarana dan prasarana fisik, kebijakan untuk mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam pembinaan koperasi, ujar Manuaba.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.