Denpasar (Antara Bali) - Kepolisian Daerah Bali kembali berhasil menangkap dua pelaku pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) yang kerap menyasar turis mancanegara berdasarkan pengembangan penangkapan dua tersangka lain.

"Ini merupakan penangkapan kedua kalinya dari petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum yang sebelumnya berhasil menangkap dua pelaku lain yang merupakan bagian dari komplotan pembobol ATM," kata Kepala Sub-Bagian Penerangan Masyarakat Polda Bali Ajun Komisaris Besar Sri Harmiti di Denpasar, Kamis.

Kedua tersangka itu yakni berinisial KD (20) dan KN (19) ditangkap pada Minggu (12/1) di rumah kontrakannya di Jalan Pulau Yani, Pemogan, Denpasar Selatan.

Mereka ditangkap atas laporan dari seorang warga negara Australia, Ranko Sikaloski yang melapor ke Polda Bali telah kehilangan uang tunai sebesar Rp6 juta pada Jumat (10/1).

Kepada polisi, korban mengaku dana di ATM Commonwealth Bank miliknya telah terkuras yang dinyatakan hilang saat mengambil uang tunai di depan sebuah tempat hiburan malam di Jalan Legian, Kuta.

Kepala Unit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Komisaris Wayan Suta Astawa menjelaskan bahwa modus yang digunakan tersangka adalah dengan memanfaatkan kelengahan korbannya saat hendak mengambil uang tunai.

"Mereka memiliki peran masing-masing. Ada yang mengajak bicara korbannya untuk mengalihkan perhatian, ada pula mengintip pin ATM korban," ucapnya. (Dwa)


: Dewa Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026