"Bulan Februari diperkirakan sudah selesai," ujar Musliar dalam acara serasehan dengan pers di Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Rabu.
Buku yang disiapkan bentuknya digital atau ebook. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) daerah yang akan melakukan pengadaan pencetakan buku tersebut dengan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Aliran Khusus (DAK).
Kemdikbud sudah menganggarkan dana sebesar RP11 triliun yang digunakan untuk pencetakan buku.
"Jadi, pengadaan buku tidak ada di Kemdikbud," jelas dia.
Buku-buku tersebut nantinya akan diberikan gratis kepada seluruh murid sekolah.
"Tidak ada pungutan untuk buku, karena semuanya diberikan gratis," tukas Musliar Kasim. (*/ADT)
Pewarta: Oleh Indriani: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.