Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Badung I Gede Wijaya dalam siaran persnya yang diterima ANTARA menyebutkan, kegiatan yang diperlombakan itu diarahkan untuk kepentingan resepsi perkawinan dan upacara adat.
Dalam lomba merangkai bunga tersebut, para peserta ditantang untuk mengkreasikan janur yang dikombinasikan dengan bunga tradisional dengan tetap memperhatikan kesegaran, komposisi, keindahan dan kreasi.
"Lomba lain dalam ajang itu adalah, membuat makanan yang terbagi menjadi tiga jenis yakni, membuat lawar, membuat jajan sumping dan masakan serba ikan," katanya.
Selain itu, dilombakan pula lomba busana ke pura dan lomba busana menghadiri undangan adat dalam upacara potong gigi.
Dalam perlombaan tersebut, para peserta dinilai keterampilannya dalam berbusana, "make up" dengan tetap memperhatikan penampilan, keserasian, kombinasi dan kerapian.
Perlombaan tersebut diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Badung yang tergabung dalam PKK kecamatan dan desa/kelurahan, Bhayangkari di Polres, Pesit Kartika Chandra Kirana Kodim Badung, IWAPI, Jalasenastri Angkatan Laut, para istri di berbagai instansi dan dinas serta siswa-siswi dari SMA dan SMP se-Kabupaten Badung.
"Sementara pemenang lomba akan mewakili Badung dalam ajang lomba seksi kewanitaan dalam PKB Bali tahun 2010 yang dibuka 12 Juni mendatang," katanya. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.