Denpasar (Antara Bali) - Badan Penjaminan Mutu (BPM) Institut Seni Indonesia (ISI) memperkuat pemberdayaan dengan menggelar pelatihan pembuatan buku ajar bagi para dosen di lingkungan lembaga pendidikan tinggi seni itu.

"Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut melibatkan 30 dosen," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) ISI Denpasar Dr. Drs. I Gusti Ngurah Ardana, M.Erg. di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan bahwa kegiatan pelatihan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Udayana.

Sejumlah instruktur dari BPM Unud yang memberikan pelatihan antara lain Prof. Dr. Ir. I Wayan Windia, S.U.; Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr., Sc., Ph.D.; Ir Ida Bagus Wayan Gunam, M.P., Ph.D; Dr. Hapsari Mahatmi, M.P.; dan Prof. Ny. Suarnasa.

Dalam kegiatan itu juga diisi dengan pelatihan penulisan jurnal ilmiah, penulisan panduan/modul praktikum yang hasilnya dipresentasikan per kelompok.

"Pelatihan buku ajar itu sebagai upaya dalam implementasi kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dan pendidikan berbasis kompetensi mencakup kurikulum dan penilaian," ujar Ngurah Ardana. (*/ADT)


Pewarta: Oleh I Ketut Sutika
: I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026