"Peserta program KB itu melebih dari sasaran sebanyak 9.107 peserta," kata Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB-PP) Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti MSi di Denpasar, Senin.
Saat menerima Tim Penilai lomba Nugraha Satya Pulina Kencana Provinsi Bali, ia mengatakan, kesadaran warga untuk ber-KB berkat keberhasilan melakukan sosialisasi lewat kelompok masyarakat maupun dusun di kota tersebut.
"Dengan sosialisasi tersebut warga masyarakat sadar menggunakan alat kontrasepsi sebagai upaya menekan laju kelahiran, sehingga diharapkan akan tercapai kesejahteraan keluarganya," kata Laksmi Dharmayanti.
Dikatakan, selain keberhasilan menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program KB, juga pihaknya berhasil membentuk kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) yang mencapai 71 kelompok atau 98,61 persen dari 72 kelompok sasaran yang ditetapkan.
"Untuk peran serta keluarga remaja anggota bina keluarga remaja aktif (BKR) juga pencapaian di atas rata-rata, yaitu 107,38 persen dari 731 sasaran yang ditetapkan," katanya.
Laksmi Dharmayanti mengatakan, semua keberhasilan itu tidak lepas dari peran serta semua pihak, disamping juga penyuluhan yang secara rutin dilakukan oleh BKB-PP Kota Denpasar.
Ke depan, kata dia, pihaknya akan terus meningkatkan penyuluhan sehingga peningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program KB dapat terus ditingkatkan.
Sementara Ketua Tim Penilai KB Provinsi Bali Gusti Ayu Tantri mengatakan untuk meningkatkan program KB di kabupaten/kota di Bali, Pemprov menyelenggaran lomba Nugraha Satya Pulina Kencana.
"Langkah ini guna memotivasi pelaksanaan program KB di kabupaten dan kota di Bali. Karena sejak otonomi daerah pelaksanaan program KB di daerah kesannya antara ada dan tiada," katanya.
Lomba yang dilaksanakan ini menurut Ayu Tantri, bukan hanya sekadar lomba melainkan juga sebagai ajang pembinaan untuk tercapainya pelaksanaan program KB. Metode yang digunakan dalam penilaian ini adalah input, proses, output dan dampak.
"Kita lihat semua metode tersebut telah dilaksanakan dengan baik oleh Pemerintah Kota Denpasar," ujarnya.
Menurut Ayu Tantri dapat dilihat dari keberhasilan yang dicapai Pemerintah Kota Denpasar dan perubahan yang dilakukan sangat baik.
Dalam kesempatan tersebut Ayu Tantri mengharapkan lomba tersebut jangan sekadar mengejar juara namun lebih mengutamakan kesejahteraan rakyat.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.