"Seruan ini bagian dari enam program aksi Partai Gerindra karena korupsi dapat menghancurkan negara yang kaya ini," katanya di Denpasar, Kamis.
Ia menyoroti dana bansos yang dimanfaatkan oleh calon anggota legislatif berstatus petahana dalam menggalang dukungan untuk meraih suara pada Pemilu 2014.
"Fenomena ini sangat ironis. Pada saat pemerintah sedang gencar-gencarnya meningkatkan kesejahteraan rakyat, anggota Dewan malah meminta jatah untuk kepentingan politiknya," kata dosen hukum adat di salah satu perguruan tinggi swasta di Denpasar itu.
Menurut dia, hal itu justru mencederai demokrasi. "Jika hal ini dibiarkan terus-menerus, maka masyarakat akan bersikap apatis," kata Subamia. (M038)
Pewarta: Oleh I Made Argawa: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.