Denpasar (Antara Bali) - Wisatawan Prancis yang berlibur ke Bali selama tiga bulan, Januari-Maret 2010 mencapai 16.857 orang, meningkat 8,16 persen dibanding triwulan yang sama 2009 yang tercatat 15.585 orang.

"Mereka hampir semuanya datang lewat Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya. Hanya delapan orang yang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan, Prancis menempati urutan kesembilan dari 10 negara terbanyak pemasok wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata.

Negara itu mampu memberikan kontribusi sebesar 2,99 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 563.778 orang selama triwulan pertama 2010.

Kondisi tersebut meningkat 14,95 persen dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 490.450 orang.

Ida Komang Wisnu menjelaskan, dari 10 negara terbanyak pemasok wisman ke Bali, tujuh negara mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan tiga negara mengalami penurunan.

Tiga negara yang mengalami penurunan meliputi Korea Selatan sebesar 1,62 persen, Jepang 22,06 persen dan Malaysia 8,03 persen.

Tujuh negara yang mengalami peningkatan selain Prancis juga Rusia sebesar 4,14 persen, Taiwan 20,13 persen, China 3,92 persen, Belanda 59,75 persen, Australia 67,11 persen, dan Jerman 23,96 persen, ujar Ida Komang Wisnu.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026