Denpasar (Antara Bali) - Partai Demokrat Bali meminta jatah empat orang untuk duduk pada pengurus dewan pimpinan pusat saat kongres II di Bandung pada 21-24 Mei 2010.

"Dalam susunan kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2010-2015, Bali meminta jatah empat orang. Namun untuk posisi itu terserah formatur yang menentukan," kata Ketua PD Bali I Gusti Alit Putra di Denpasar, Senin.

Dia mengatakan, keinginan tersebut tentunya agar Bali memiliki wakil pada kepengurusan pusat. Meski saat ini sudah ada dua wakil Bali yang duduk di jajaran pengurus pusat, namun pihaknya berharap Bali mendapat jatah lebih dari jatah sebelumnya.

Untuk mengisi keempat posisi yang dibidiknya, pihaknya telah menyiapkan empat wakil dari Bali, yaitu Wayan Sugiana, Wayan Gunastra, Putu Supadma Rudana dan Gede Pasek Suardika. Mereka sudah siap untuk fokus di DPP karena domisilinya saat ini berada di Jakarta.

Ia mengatakan, dari empat yang diusulkan namanya dalam kepengurusan DPP, dua orang sudah masuk dalam struktur kepengurusan periode 2005-2010, yaitu Wayan Sugiana dan Wayan Gunastra.

"Jadi, tugas kami tinggal memasukkan pak Pasek Suardika dan Supadma Rudana. Sementara Wayan Sugiana dan Wayan Gunastra sudah masuk menjadi pengurus DPP pada periode ini. Tinggal dipertahankan saja," ucapnya.

Mengenai siapa yang akan didorong pada kongres mendatang untuk mengisi jabatan Ketua Umum Partai Demokrat, Alit Putra mengaku sudah mengantongi namanya.

Termasuk juga, DPD Demokrat Bali juga sudah memikirkan untuk memberikan suara kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat.

"Kami sudah mulai menentukan pilihan siapa yang akan dipilih untuk ketua umum dan Sekjen Partai Demokrat pada kongres II partai berlambang segitiga berlian itu," katanya.

Namun demikian, Alit Putra tidak menyebut siapa nama itu, dan hanya mau memberikan kriteria seperti apa yang akan diusung menjadi ketua umum.

Menurutnya, kriteria yang dijadikan landasan untuk menjatuhkan pilihan adalah populer, gesit, intelektual dan mampu membesarkan partai.

Di tempat terpisah, Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Partai Demokrat Bali Made Mudarta juga menyatakan kriteria sama yang disampaikan oleh Alit Putra.

"Mungkin sosok yang lebih tetap dengan kreteria itu adalah Andi Mallarangeng," katanya.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026