Keenam cabang olah raga andalan tersebut meliputi pencak silat, menembak, layar, atletik, panjat tebing dan angkat besi, kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Olah Raga Koni Bali I Nyoman Yamadhiputra di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, selain enam cabang olah raga andalan, masih ada sebelas cabang olah raga prioritas yang diharapkan juga mampu menyumbang medali, paling tidak perak.
Kesebelas cabang olah raga tersebut ski air, biliard, karate, kempo, tarung drajat, bermotor, yudo, tinju, voli, golf dan wushu.
Yamadhiputra menjelaskan, daerahnya pada PON XVII di Kalimantan Timur 2008 berhasil menempati urutan kesembilan dengan meraih 60 medali, terdiri 16 emas, 18 perak dan 26 perunggu.
Para pengurus bersama atlet binaan akan berjuang keras guna mempertahankan dan memperbaiki peringkat pada PON yang akan datang di Riau.
"Riau pada PON lalu menempati urutan kesepuluh di bawah kita. Tetapi dengan menjadi tuan rumah, daerah itu tentu akan menjadi saingan sangat berat bagi kita," ujar Yamadhiputra.
Bali juga harus berjuang keras menghadapi Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta dan Jawa Timur.
Melalui pembinaan atlet pada cabang-cabang olah raga andalan dan prioritas yang dilakukan sejak dini, diharapkan mampu memperbaiki peringkat pada PON di Riau nanti, harap I Nyoman Yamadhiputra.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.