"Bali pada PON 2008 berhasil menempati urutan ke sembilan, di atas Riau yang berada pada urutan sepuluh. Nantinya, kami harapkan paling tidak di urutan delapan," kata Made Nariana ketika membuka diskusi dengan wartawan olah raga, di Denpasar, Senin.
Diskusi tersebut menampilkan pembicara utama Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Olah Raga Koni Bali, I Nyoman Yamadhiputra SE, AK.
Ia mengatakan, Riau yang akan menjadi tuan rumah pada PON mendatang tentu juga ingin memperbaiki peringkat, sehingga persaingan antarkontingen akan menjadi semakin ketat.
Oleh sebab itu, Bali melakukan berbagai upaya untuk mampu memperbaiki peringkat, meskipun kendala yang dihadapi sangat berat.
Nariana menjelaskan, kendala tersebut mulai dari sdm atlet, pelatih dan pengurus KONI, serta sarana dan prasarana pendukung maupun di bidang pendanaan.
Meskipun demikian, lanjut dia, Bali dengan berbagai persiapan berjuang keras untuk bisa memperbaiki peringkat pada PON mendatang.
Cabang olah raga yang diharapkan mampu meningaktkan prestasi pada PON mendatang antara lain menembak, ski air, kempo, judo, atletik, angkat besi, pencak silat, billiar, golf, karate dan panjat tebing.
Cabang olah raga potensial itu diharapkan mampu menyabet 24 medali emas, lebih banyak dari PON 2008 yang hanya 16 medali emas.
Dengan demikian, Bali diharapkan mampu memperbaiki peringkat kemenangan di arena yang cukup bergengsi itu, ujar Made Nariana didampingi pengurus KONI Bali lainnya.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.