"Kami melakukan pemeriksaan hewan kurban, di pedagang penyedia hewan tersebut. Kami ingin memastikan, tidak ada penyakit berbahaya pada hewan kurban, seperti antraks dan lain-lainnya," kata I Made Kastama, salah seorang petugas saat memeriksa hewan kurban, di Negara, Senin.
Kastama beserta petugas lainnya, mendatangi seluruh pengepul hewan kurban yang tersebar di beberapa lokasi di Kabupaten Jembrana.
Menurut Kastama, dari pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya tidak menemukan penyakit berbahaya pada hewan kurban.
"Tapi besok kami akan melakukan pemeriksaan lagi, kali ini kepada hewan kurban yang sudah didistribusikan ke masjid-masjid," ujarnya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.