Shanghai (Antara Bali) - Novak Djokovic mengatasi tantangan berat dari Juan Martin del Potro pada Minggu untuk mempertahankan gelar Shanghai Mastersnya, melalui kemenangan 6-1, 3-6, 7-6 (7/3).

Del Potro melaju ke final untuk menghadapi unggulan teratas dengan penuh rasa percaya diri, setelah ia menghancurkan petenis Spanyol peringkat pertama dunia di semifinal, namun hari ini ia tidak mampu meraih kemenangan di kondisi yang dingin di Qizhong Tennis Center.

Petenis Serbia 26 tahun itu memantapkan genggaman pada set pertama dengan dua break, mendikte permainan dan tidak membiarkan unggulan keenam untuk melepaskan pukulan-pukulan groundstroke yang berbahaya yang telah menaklukkan Nadal, yang kembali merebut peringkat teratas dunia dari Djokovic.

Del Potro mampu menghindari cemoohan para penonton yang menjulukinya "roti bagel," namun tidak mampu mencegah Djokovic, yang bermain dengan agresifitas terkendali, memenangi set tersebut.

Namun petenis Argentina itu, yang pada pekan lalu menjuarai Jepang Terbuka, mampu tampil lebih baik sejak awal set kedua, mematahkan serve lawannya pada kesempatan pertamanya di pertandingan ini, di mana lawannya yang berasal dari Serbia itu terlihat kesulitan mempertahankan keseimbangan.

Djokovic mendapatkan kesempatan emas untuk balik mematahkan serve lawannya, mendapatkan tiga break point pada game ketujuh namun mantan juara AS Terbuka Del Potro memperbaiki permainannya untuk memenangi lima angka berikutnya secara berturut-turut untuk menahan laju lawannya dan menyamakan skor dengan memenangi set kedua 6-3.

Kedua petenis memiliki peluang untuk melakukan break pada set ketiga dan Del Potro menyelamatkan dua match point pada game kesepuluh.

Djokovic mengatasi rasa gugupnya untuk memenangi tie break melalui tiga match pointnya. (Antara/AFP/ADT)



: I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026