Nusa Dua (Antara Bali) - Seorang warga yang bernama Sarman El Hakim mencoba menghadang menjelang kedatangan Presiden Rusia Valdimir Putin, Senin, untuk menyampaikan aspirasinya agar Piala Dunia Sepak Bola tahun 2022 diselenggarakan di Indonesia.

Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman El Hakim berdiri di tengah lampu merah pintu masuk Bali Tourism Development Coperation (BTDC), tempat berlangsungnya pertemuan KTT APEC CEO Summit di Nusa Dua, Bali.

Dalam aksinya, Sarman membentangkan spanduk berwarna merah sebagai dukungan terhadap Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Sebelum melakukan aksinya, Sarman menyelinap dari barisan anak-anak SD yang bersiap menyambut kedatangan Putin. Aparat keamanan pun terlihat kecolongan. Setelah sekitar 10 menit Sarman membentangkan spanduk bertuliskan "FIFA World Cup in Indonesia 2022" ia akhirnya dibekuk petugas gabungan dari TNI dan Polri serta Pecalang.

Saat dibekuk dan digelandang, Sarman melawan sambil balik bertanya kepada petugas gabungan. "Salah saya apa? Saya membawa spanduk dukungan bagi Indonesia bagi tuan rumah Piala Dunia. Saya tidak membawa bendera parpol," ucap Sarman.

Ia mengaku nekat beraksi untuk mengkampanyekan Indonesia agar merebut tuan rumah Piala Dunia pada tahun 2022. Ia mengatakan jika Brazil yang pada tahun depan menjadi tuan rumah Piala Dunia telah menunggu sejak 64 tahun.

Namun saat Indonesia berhasil memenangkan suara sebagai tuan rumah Piala Dunia, pemerintah justru tak mendukung dan menjamin keberlangsungannya.  (M038)


Pewarta: Oleh I Komang Suparta
: M. Irfan Ilmie

COPYRIGHT © ANTARA 2026