Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Provinsi Bali saat ini tengah merancang pembentukan "Bali Trade Center" atau pusat informasi perdagangan yang mulai dibangun pada tahun 2014.

"'Bali Trade Center' akan menjadi pusat informasi harga pangan strategis yang membantu para petani dalam menentukan harga," kata Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Bali, Ketut Wija, di Denpasar, Selasa.

Menurut dia, anggaran untuk pembangunan gedung BTC itu senilai Rp5 miliar yang telah dianggarakan oleh pemerintah pusat.

Dia menjelaskan bahwa gedung BTC tersebut berlokasi di Pegok, Sesetan, Denpasar Selatan, seluas 25 are.
     
Nantinya, gedung tersebut akan disinkronkan dengan sejumlah informasi terkait pertanian dan harga komoditas, salah satunya sistem informasi harga komoditas strategis atau "Sigadis". (DWA)


Pewarta: Oleh Dewa Wiguna
: Dewa Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026