"Intinya Bali siap menerima siapa saja yang akan melaksanakan kegiatan di Bali dan kewajiban masyarakat Pulau Dewata menjadi tuan rumah yang baik. Saya ajak semuanya dan Polri bertanggungjawab mengamankan semuanya," kata Kepala Polda Bali, Inspektur Jenderal Arif Wachyunadi di Denpasar, Kamis.
Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat TNI dalam rapat koordinasi sekaligus sosilisasi kegiatan tersebut yang telah dilaksanakan pada Senin (26/8) bersama dengan sejumlah elemen masyarakat di antaranya tokoh masyarakat, anggota dewan, akademisi, dan beberapa media.
Polda Bali sendiri akan memberikan pengamanan kepada seluruh kontestan yang informasinya diikuti oleh 141 negara di dunia baik pengawalan pada rute yang dilewati hingga pengamanan di tempat mereka menginap.
Sementara itu terkait adanya penolakan dari sejumlah organisasi masyarakat tertentu dan beberapa komponen lembaga swadaya masyarakat terkait dengan penyelenggaraan ajang kecantikan dunia itu, jenderal dengan bintang dua di pundaknya itu akan tetap melakukan pengamanan.
Meski demikian, ia tidak menyebutkan secara jelas, pengamanan seperti apa yang akan dilakukan mengantisipasi adanya gangguan keamanan akibat adanya kontroversi itu.
"Kita amankan saja. Yang perlu kita fokus sekarang adalah Bali menjadi pusat kegiatan internasional hingga akhir tahun dan semua itu berangkai. Supaya tidak terganggu, semuanya kita amankan," ucapnya. (DWA)
Pewarta: Oleh Dewa Wiguna: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.