"Kami patut mengapresiasi parpol peserta Pemilu 2014 di Bali sudah berkomitmen terhadap perempuan," kata Dekan FISIP Universitas Ngurah Rai Dr Luh Riniti Rahayu di Denpasar, Minggu.
Berdasarkan DCT yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali pada 20 Agustus 2013, dari 34 nama yang tertera pada DCT Dapil Bali 4, sebanyak 15 orang di antaranya (44,12 persen) merupakan caleg perempuan. Pada dapil ini akan diperebutkan empat kursi DPRD Bali.
"Seluruh parpol peserta pemilu di Bali secara umum telah memenuhi ketentuan kuota minimal 30 persen perempuan dan banyak yang di atas 30 persen. Hal ini memberi makna bahwa sesungguhnya tidak sulit bagi parpol untuk mencari kader perempuan," ucapnya yang juga Ketua LSM Bali Sruti itu.
Tidak seperti pemilu sebelumnya, lanjut dia, partai menganggap sulit mencari perempuan yang masuk ke partai. "Oleh karena itu, kini tinggal masyarakat mau memilih atau tidak dengan demikian banyaknya pilihan kader perempuan itu," katanya.
Riniti mengajak masyarakat untuk mencermati calon perempuan diantara caleg-caleg di parpol masing-masing karena meningkatnya jumlah wakil perempuan akan membuat perubahan dalam kebijakan-kebijakan supaya lebih berkeadilan gender.
Banyaknya caleg yang ditempatkan parpol pada Dapil Bali 4 (Kabupaten Jembrana) bervariasi seperti Partai Nasdem (4 caleg), PKB (1), PKS (3), PDIP (4), Golkar (4), Gerindra (4), Demokrat (4), PAN (2), PPP (3), Hanura (3), PBB (1) dan PKPI (2).
Pada dapil ini juga terdapat nama caleg yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Bali yakni Ida Bagus Ketut Birawa (PDIP), I Ketut Suania (Golkar), I Wayan Pinta Yadia (Hanura), dan Nengah Tamba (Demokrat).
Riniti menambahkan, berhasil tidaknya perempuan menduduki kursi Dewan juga tak terlepas dari peranan parpol.
"Parpol memegang peranan harus memberikan dukungan secara penuh kepada caleg perempuan yang sudah masuk dan tidak hanya berdiam diri seperti pemilu-pemilu sebelumnya. Dukungan kepada caleg perempuan bisa berupa peningkatan kapasitas, bantuan alat peraga kampanye, bantuan penempatan saksi di TPS, dan sebagainya," katanya.
Berikut nama-nama caleg yang masuk DCT Anggota DPRD Bali pada Daerah Pemilihan Bali 4 (Kabupaten Jembrana) yang disampaikan secara berurut dari nomor urut 1 yakni:
1. Partai Nasdem: Putu Gede Eka Sasthujana, Ninayanti, I Wayan Sarba, Elisabeth Chatrina Lahal.
2. Partai Kebangkitan Bangsa: Hariyono
3. Partai Keadilan Sejahtera: Turmudi, YS Eko Jatmiko, Rini Susanti.
4. PDI Perjuangan : Ida Bagus Ketut Birawa, I Wayan Rayun, I GA.Diah Werdhi Srikandi, Nur Aini.
5. Partai Golkar: I Made Suardana, Ida Ayu Sri Negari, Ni Putu Sri Wahyuni, I Ketut Suania.
6. Partai Gerindra: Gde Komang Sugiharta, I Gede Ardika, Ni Nyoman Maria Koa, Ni Wayan Sudiartini.
7. Partai Demokrat: I Nengah Tamba, I Ketut Suardi, Ni Putu Sri Muliani, Ni Kade Indiani.
8. Partai Amanat Nasional: H. Abdul Kadir Hasan, Dara Yani Juraida Nur.
9. Partai Persatuan Pembangunan : Agus Irianto, Sinarti, Taufik Hidayat.
10. Partai Hanura : I Wayan Pinta Yadia, Made Andika Suteja, Ni Made Suryati.
11. Partai Bulan Bintang: Hasan Basri.
12. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia: I Gde Priadi, Ni Komang Indah Susanthi. (LHS)
Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.