"Kegiatan pengamanan selama 16 hari, 2-17 Agustus 2013, jika dibandingkan dengan Operasi Ketupat 2012 secara umum terjadi penurunan sebesar 63 persen dari 11 kasus menjadi empat kasus," kata Kepala Bagian Operasi Polres Buleleng Komisaris Ida Bagus Wedanajati di Singaraja, Rabu.
Ia memaparkan, empat kasus tindak kriminalitas selama Operasi Ketupat 2013, yakni dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang berhasil diungkap pelakunya,
Satu kasus penganiayaan berat (anirat) serta satu penemuan mayat sebagai gangguan kamtibmas.
Bagus Wedanajati menambahkan, terkait kecelakaan lalu lintas (laka lantas) walaupun terjadi peningkatan arus lalu lintas karena adanya mudik, arus balik dan wisata selama Operasi Ketupat 2013, namun jika dibandingkan laka lantas dalam 16 hari sebelum operasi mulai menunjukkan hasil positif.
Jumlah laka yang terjadi sebelumnya 23 kasus dan saat Operasi turun menjadi enam kasus, artinya mengalami penurunan sebesar 73 persen, sedangkan korban meninggal dunia dua orang, sama dengan sebelumnya.
Kerugian material selama 16 hari sebelum diadakan operasi mencapai Rp75,550 juta, sedang selama Operasi terjadi penurunan sebesar 81 persen menjadi Rp13,900 juta," ungkapnya. (WRA)
Pewarta: Oleh I Made Tirthayasa: I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.