Denpasar (Antara Bali) - "Discover Indonesia" yang mengajak seluruh daerah mempromosikan kepariwisataannya di Bali, sejalan dengan program Nusantara Tourism Promo (NTP) yang juga menawarkan bimbingan dan asistensi dalam pengembangan kepariwisataan di berbagai wilayah.

"Itu sangat positif, sejalan dengan program kami, sehingga bisa saling sinergi. Selama ini kami kewalahan melayani permintaan berbagai daerah yang memerlukan konsultasi dalam pengembangan kepariwisataan," kata Ketua NTP Amos Lillo menjawab ANTARA di Denpasar, Rabu.

Bali Tourism Board (BTB) bersama salah satu asosiasi anggotanya, Bali Village, menjadwalkan kegiatan "Discover Indonesia" di Kuta pada 30 April hingga 2 Mei 2010, dalam upaya memunculkan destinasi lain.

Menurut Ketua BTB Ida Bagus Ngurah Wijaya, melalui kegiatan tersebut ketenaran Pulau Dewata diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan daerah tujuan wisata lainnya yang beragam dengan keunggulan masing-masing.

Amos Lillo yang sejak lama berkiprah di Bali dengan memulai kariernya sebagai pramuwisata, bersama sejumlah pelaku industri jasa pariwisata setempat mendirikan NTP didasari banyaknya permintaan berbagai daerah yang ingin mendapatkan bimbingan dalam memajukan kepariwisataan.

"Awalnya kami mendirikan Forum Java Promo, karena lingkup konsultasi saat itu masih di seputar Pulau Jawa. Seperti Kabupaten Kediri, Jatim, untuk mendatangkan lebih banyak lagi turis asing, kemudian kami arahkan untuk membentuk Forum Pariwisata Kabupaten Kediri di Bali," ujarnya.

Karena permintaan bimbingan, asistensi, konsultasi, hingga permintaan pembuatan proposal pengembangan pariwisata di suatu daerah, meluas ke daerah luar Jawa, maka dibentuk NTP.

"Rupanya semakin disadari, magnet pariwisata Bali mampu menarik kemajuan pariwisata berbagai daerah," ucap Amos yang juga aktif pada Forum Pariwisata Nusa Tenggara Timur di Bali.

Oleh karena itu, dengan akan digelarnya "Discover Indonesia" yang kini telah mendapat konfirmasi kesertaan berbagai provinsi maupun kabupaten/kota, akan semakin membuka peluang bagi NTP untuk berkiprah lebih luas lagi.

"Paling tidak akan semakin banyak daerah yang memerlukan bimbingan, asistensi dan konsultasi lebih detail guna mengembangkan potensi ariwisata unggulan masing-masing, selain upaya mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asing dan juga domestik," ujar Amos.

Tim NTP, tambahnya, kini juga sedang menyusun proposal pengembangan pariwisata di beberapa daerah di Jawa dan wilayah lain, dalam upaya memacu pertumbuhan kepariwisataan, dengan harapan mampu menjadi destinasi baru yang diminati dan didukung sarana yang memadai.     

Melalui Discover Indonesia dan kiprah NTP, diharapkan nantinya semakin banyak destinasi pilihan dengan aneka keragaman yang mampu menarik lebih banyak lagi kunjungan wisatawan asing maupun domestik.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026