"Pemantapan sinergisitas antara program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota itu sangat penting dan mendesak," katanya saat memimpin rapat evaluasi capaian program Pemprov Bali semester I/2013, di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, dengan rata-rata dana pembangunan di Bali sebesar Rp20 triliun yang bersumber dari APBN, APBD Bali dan APBD kabupaten/kota seharusnya bisa menjadikan masyarakat Pulau Dewata menjadi sejahtera.
"Dengan pembangunan yang pesat di daerah kita, semestinya jangan sampai orang Bali hanya menjadi tukang parkir maupun pecalang (pengamanan adat) juga dijadikan pekerjaan," ucapnya.
Selain itu, kata Pastika, realitanya Bali sampai saat ini masih menghadapi sejumlah persolan seperti daya saing penduduk Bali dalam mendapat kesempatan kerja rendah, epidemi HIV/AIDS yang terus meningkat, kemajuan pembangunan daerah yang belum merata, implementasi tata ruang belum optimal, alih fungsi lahan pertanian yang terus meningkat dan sebagainya. (LHS)
Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.