Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) guna mencegah potensi masuknya penyebaran hantavirus ke wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, di Serang, Kamis, menyatakan langkah pengetatan ini difokuskan pada pintu-pintu masuk kedatangan dari luar negeri bekerja sama langsung dengan pihak kekarantinaan kesehatan.
"Peningkatan pengawasan dilakukan di pintu masuk Balai Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Soekarno-Hatta dan BKK kelas 1 Banten," katanya.
Selain memperketat pintu kedatangan, Pemprov Banten juga meningkatkan status kewaspadaan terhadap suspek hantavirus di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Perhatian khusus diberikan kepada fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai rumah sakit sentinel untuk Penyakit Infeksi Emerging di Banten, yaitu RSUD Kabupaten Tangerang.
Meski pengawasan diperketat, Ati mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Ia menekankan bahwa langkah pencegahan paling efektif yang bisa dilakukan warga adalah menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, mencegah masuknya tikus ke dalam rumah, serta menyimpan makanan dalam wadah yang tertutup rapat.
Pewarta: Desi Purnama SariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026