Negara (Antara Bali) - Untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, Pemkab Jembrana mengusulkan adanya jalan alternatif di rute tersebut.

"Saya paling sering terjebak macet, karena sering melakukan perjalanan dinas ke Denpasar. Melihat peningkatan volume kendaraan yang lewat, Bali sudah perlu jalur alternatif dari Denpasar ke Gilimanuk," kata Sekkab Jembrana, I Gede Gunadnya, Jumat.

Menurut Gunadnya, arus kendaraan yang padat, serta muatan berat dari truk-truk pengangkut barang, sering menyebabkan kecelakaan maupun mogok di jalan.

"Kalau sudah ada truk besar kecelakaan atau mogok di jalan, bisa dipastikan terjadi kemacetan berjam-jam. Dulu menuju ke Denpasar bisa ditempuh paling lama 2,5 jam, sekarang bisa sampai 3 jam saja sudah termasuk lancar," ujarnya.

Karena jalur Denpasar-Gilimanuk merupakan urat nadi utama suplai barang kebutuhan masyarakat dari Jawa ke Bali dan sebaliknya, Gunadnya berharap, pemerintah provinsi maupun pusat bisa mempertimbangkan pembangunan jalan alternatif.(GBI)


Pewarta: Oleh: Gembong Ismadi
Editor : Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026