Klungkung, Bali (ANTARA) - Kementerian Hukum menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas inovasi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra terkait tempat penitipan anak berbasis pemerintah di Bali.
“Sertifikat ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, agar anak-anak tetap terawat dan mendapatkan pendidikan yang layak,” kata Bunda PAUD Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu.
Sertifikat tersebut diserahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum yang disaksikan langsung Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarno Putri, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Gubernur Bali Wayan Koster.
Istri Bupati Gianyar itu meraih sertifikat Haki atas inovasi personal berbasis data inovasi daerah pada layanan PAUD Taman Penitipan Anak Negeri Gianyar yang menjadi satu-satunya taman penitipan anak berbasis pemerintah di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Surya Adnyani yang menjadi penggagas tempat penitipan anak berbasis pemerintah itu menjelaskan latar belakang lahirnya inovasi itu karena ingin menghadirkan solusi bagi pegawai Pemkab Gianyar, khususnya yang merantau dan orang tua yang keduanya bekerja.
Dengan adanya penitipan anak negeri itu para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gianyar tetap dapat menjalankan tugas dengan tenang, sementara anak memperoleh pengasuhan yang layak.
Kehadiran fasilitas itu diharapkan membantu orang tua menyeimbangkan peran, sekaligus memastikan anak memperoleh perhatian, pengawasan, serta pendidikan sesuai usianya.
“Sehingga tumbuh kembangnya tetap terpantau dan terpenuhi dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan sertifikat HKI peroleh setelah melalui sejumlah tahapan dari pengajuan kepada Kementrian Hukum melalui Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Gianyar hingga terbitnya sertifikat tersebut.
Surya Adnyani juga memastikan pembangunan dan kebijakan menuju Kabupaten Layak Anak tetap memperhatikan kesejahteraan anak dan lansia.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026