IHSG BEI ditutup naik 13,76 poin atau 0,29 persen ke posisi 4.774,50, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 2,36 poin (0,30 persen) ke level 792,71.
"Penguatan indeks BEI cenderung tertahan seiring dengan pelaku pasar saham yang masih mengambil posisi 'wait and see' terhadap hasil paripurna DPR terkait kebijakan BBM subsidi," ujar analis Mega Capital Arief Fahruri di Jakarta.
Ia mengharapkan harga BBM dapat dinaikan sehingga mengurangi beban impor minyak, dengan begitu defisit di neraca perdagangan Indonesia bisa terkikis.
Pelaku pasar asing cukup konsen dengan defisit neraca perdagangan suatu negara, dengan defisit yang berkurang maka diharapkan asing akan kembali ke dalam negeri," ujar dia.
Ia mengemukakan di beberapa negara berkembang juga terjadi keluarnya investasi asing seperti di Turki, India, dan Polandia. Hal itu disebabkan oleh neraca perdagangan negara itu yang defisit. (WRA)
Pewarta: Oleh Zubi MahrofiEditor : I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.