"Tidak jadi diterapkan di Indonesia Terbuka, di-'pending' dahulu," kata Ketua I Panitia Pelaksana Indonesia Terbuka 2013 Basri Yusuf kepada Antara, Sabtu.
Basri mengatakan bahwa teknologi mata elang yang dapat menampilkan akurasi jatuhnya bola itu masih dalam tahap uji coba.
Menurut Basri, ada kemungkinan teknologi mata elang kembali diuji coba di turnamen berhadiah total 700.000 dolar AS tersebut, seperti halnya saat diuji coba saat Piala Sudirman pada bulan Mei silam.
Pada saat diuji coba di Piala Sudirman, program teknologi mata elang ternyata belum dapat menghasilkan akurasi yang benar-benar tepat. (M038)
Pewarta: Oleh Monalisa: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026