Petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah ketika dihubungi dari Semarang, Rabu, mengatakan sampai kini mitra tandingnya masih petinju lokal.
"Mungkin kalau pertarungan sudah dekat baru memanfaatkan 'sparring' dari luar. Yang jelas persiapan saya sekarang ini sudah lebih banyak ke teknik dengan 'sparring partner'," kata petinju dari Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut.
Ia mengakui, memang sampai kini dirinya belum tahu kapan akan naik ring untuk pertama kali sejak memutuskan naik ke kelas ringan.
"Tetapi bagaimanapun saya harus selalu siap kapanpun harus bertanding, apalagi tinju merupakan olahraga saya sehingga tidak ada atau ada pertarungan, saya harus tetap berlatih," katanya menegaskan. (*/ADT)
Pewarta: Oleh Hernawan Wahyudono: I Nyoman Aditya T I
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.