Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Selasa sore bergerak menjadi Rp9.825 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.813 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah masih mendapat tekanan terhadap dolar AS, tetapi masih bisa dikendalikan oleh BI," kata Ekonom dari Samuel Sekuritas, Lanan Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.
Ia mengemukakan tekanan dari pasar "non delivery forward" (NDF) juga kembali menguat. Pasar NDF membentuk kurs maya di Singapura yang bisa membuat gangguan pada pasar spot di Jakarta.
Ia menambahkan BI yang menerbitkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) sejak 20 Mei lalu diharapkan dapat menandingi pergerakan kurs rupiah di pasar NDF.
"Untuk pekan pertama Juni ini kami perkirakan tekanan pelemahan rupiah masih tinggi namun akan dijaga dibawah Rp9.900 per dolar AS," katanya. (*/WRA)
Pewarta: Oleh Zubi Mahrofi: I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.