Pekanbaru (Antara Bali) - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bertekad mewujudkan 'cita-cita' Indonesia bebas penggunaan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang (narkoba) pada tahun 2015.

"Upaya ini tentunya membutuhkan kerjasama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat bersama BNN," kata Direktur Diseminasi BNN RI, Gun Gun Siswandi dalam acara seminar terbuka di Universitas Riau (UR) di Pekanbaru bertema "Mahasiswa dan Bahaya Narkotika", Senin sore.

Bebas penggunaan dan peredaran narkoba menurut Gun Gun bukan berarti zero atau tidak ada sama sekali , tetapi ada beberapa indikator yang bisa dikatakan Indonesia tergolong bebas narkoba.

Pertama, kata dia, yakni pengguna narkoba secara nasional tidak lebih dari 2,8 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Kemudian kedua, kata dia, terungkapnya jaringan-jaringan pengedar narkoba internasional, serta terakhir yakni semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

Menurut dia, bukan sebuah hal yang mustahil jika seluruh pihak menyadari dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kemudian, kata dia, BNN juga terus melakukan sosialisasi berbentuk seminar terbuka terhadap kalangan-kalangan yang rentan dirasuki oleh barang haram itu. (*/WRA)


Pewarta: Oleh Fazar Muhardi
Editor : I Gede Wira Suryantala

COPYRIGHT © ANTARA 2026