"Hal itu berdasarkan pengalaman tahun lalu sebanyak 1.000 calon pengusaha baru dibina dan diberikan motivasi supaya berkembang," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Dewa Nyoman Patra, di Denpasar, Jumat.
Mereka diharapkan mampu menjalankan usaha dengan baik setelah mengikuti berbagai bentuk pembinaan yang dilakukan pihaknya melalui klinik koperasi. Para pengusaha pemula dapat melakukan konsultasi kepada para pembina di klinik tersebut setiap harinya.
"Pembinaan di klinik koperasi ini akan lebih terfokus sehingga segala permasalahan yang dihadapi oleh para pengusaha baru itu dapat teratasi," ujarnya.
Sementara itu Manager Klinik Koperasi dan UKM Cok Istri Agung Widyawati mengatakan, para pengusaha pemula di Bali belum mampu mengelola keuangan secara baik sehingga mengalami kesulitan dalam mengembangkan usahanya. (IGT)
Pewarta: Oleh IGK Agung W: I Gusti Ketut Agung Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.