"Jumlahnya lumayan banyak juga. Saya tidak berani menegur karena takut ribut, apalagi ada diantaranya yang kelihatan mabuk," kata Ida Bagus Prayudi, salah seorang warga yang melihat aksi lulusan pelajar ini.
Pantauan di lokasi Minggu, nyaris di tiap bagian dinding GOR terbesar di Kabupaten Jembrana ini, penuh dengan berbagai coretan dan gambar dari cat semprot.
Cat putih pada dinding bagian belakang GOR nyaris tertutup dengan berbagai coretan nama, maupun identitas kelompok tertentu, hingga gambar-gambar yang kurang senonoh.
Kepala Dinas Dikporaparbud Jembrana, Nengah Alit mengaku, pihaknya sudah mendapatkan laporan kejadian ini dan segera akan dilakukan pengecekan.(GBI)
Pewarta: Oleh: Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.