"Rendahnya pertumbuhan sektor pertanian itu akibat kondisi cuaca ekstrem yang memicu menurunnya produksi pertanian," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa di Denpasar, Minggu.
Rendahnya pertumbuhan sektor pertanian itu juga akibat bergesernya panen raya yang terlihat dari turunnya luas panen pada beberapa komoditi bahan makanan seperti padi yang mencapai 5,12 persen dan jagung juga berkurang 8,83 persen.
Kedelai dan kacang tanah juga berkurang masing-masing sebesar 38,24 persen dan 26,06 persen.
Jika dilihat dari besarnya sumbangan masing-masing sektor terhadap sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembentukan produk domestik regional bruto (PDRB) Bali, sektor kontruksi mengalami perkembangan yang dominan. (LHS)
Pewarta: Oleh: I Ketut Sutika: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.