"Avtur sudah dikosongkan agar tidak mencemari laut," kata Direktur Jeneral Perhubungan Udara, Kementerian Udara, Herry Bakti dalam keterangan persnya kepada sejumlah media di "Emergency Operations Center" di Bandara Internasional Ngurah Rai, Kuta, Minggu.
Sementara itu Direktur Airport Service Lion Air Bali, Capt Daniel Putut menyatakan bahwa untuk menyedot avtur tersebut, 200 drum telah disiapkan untuk menampung bahan bakar khusus pesawat itu.
"Bahan bakar minyak avtur itu ada di sayap. Sebelum ditarik, kami sudah menyiapkan 200 drum untuk menampungnya," katanya. (DWA)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.