Denpasar (Antara Bali) - Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang berlangsung 30-31 Maret 2013 di Sanur, Denpasar, akan digelar lebih sederhana jika dibandingkan kongres di Bandung, Jawa Barat pada Mei, 2010 lalu.
     
"Kalau di Bandung saat kongres tahun 2010 itu menggunakan 'event organizer', sedangkan di Bali semua kader ikut berpartisipasi urunan. Ada yang menyumbang baliho, penjor, semua dikerjakan kader," kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta ditemui di Sanur, Denpasar, Jumat.
     
Menurut dia, anggaran diperkirakan menelan sekitar Rp700 juta yang juga merupakan urunan dari kader partai berlambang segitiga mercy itu.
     
"Anggaran juga bisa ditekan, jauh lebih rendah jika dibanding tiga tahun lalu saat di Bandung," tambahnya.
     
Selain itu selain lebih banyak dihiasi sumbangan kader internal, anggaran untuk penginapan, kata Mudarta, juga urunan dari kader pusat dan daerah.
     
Mudarta mengungkapkan pelaksanaan kongres di Pulau Dewata tidak perlu lagi membangun sebuah tenda berukuran besar karena gedung sudah tersedia.
     
Dia menjelaskan bahwa pada pelaksanaan kongres nanti akan diwarnai suasana lokal khas Pulau Dewata karena semua akder akan dibagikan "udeng" atau ikat kepala yang biasa digunakan oleh pria Bali. (DWA)



Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026