Denpasar (Antara Bali) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali akan mengupayakan pasokan bawang merah dan bawang putih dari kantong-kantong produksi di provinsi lain sebagai upaya mengatasi melambungnya harga dua kebutuhan bumbu dapur itu.

"Kami selalu mengadakan pemantauan ke pasar-pasar tradisional dan modern, memang dalam beberapa hari terakhir harganya terus naik," kata Kepala Disperindag Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi, di Denpasar, Kamis.

Berdasarkan pemantauan ke pasar-pasar tradisional di seputaran Denpasar, harga bawang merah per kilogramnya telah merangkak naik dari Rp60.000, sementara itu untuk bawang putih sudah di atas Rp65.000.

Selain menjajaki pasokan dari luar provinsi, ia pun berharap agar pasokan bawang dari petani lokal bisa diperbanyak. Perdagangan hortikultura sesungguhnya lebih diarahkan untuk memberi peluang kepada petani lokal.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardana menyampaikan puncak panen bawang merah biasanya pada bulan Mei dengan jumlah produksi mencapai 1.400 ton yang dihasilkan dari petani di Desa Songan, Bangli. (LHS/IGT)



Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026