"DMC kami kembangkan hingga ke kabupaten dan kota se-Bali, sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat memenangkan pasangan PAS (Puspayoga--Sukrawan)," kata Ketua DMC Bali Ngurah Ambara Putra pada saat pengukuhan Koordinator DMC se-Bali di Denpasar, Rabu.
Pada acara pengukuhan koordinator DMC se-Bali hadir juga Cagub Puspayoga yang didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi dan jajaran pengurus lainnya.
Ambara Putra menilai Puspayoga--Sukrawan adalah kader terbaik partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran itu. "Paket PAS merupakan putra daerah terbaik yang patut didukung dan dimenangkan, karena kepemimpinannya mendatang akan memprioritaskan seni, budaya dan tatanan kebudayaan masyarakat Bali," ujarnya.
Oleh karena itu, dia menginstruksikan koordinator DMC bekerja secara maksimal sampai ke pelosok perdesaan menjelang hajatan politik lima tahunan tersebut.
Pada kesempatan tersebut Cagub Bali Anak Agung Puspayoga berpesan kepada simpatisan dan warga pendukungnya untuk mengecek terkait sebagai pemilih.
"Saya harapkan simpatisan dan pendukung agar memastikan diri sebagai pemilih dalam Pilkada Bali, dengan demikian suara kemenangan bisa untuk PAS," ucapnya.
Puspayoga juga mewanti-wanti kehadirannya dalam acara pengukuhan DMC se-Bali bukan untuk kampanye Pilkada Bali, tetapi bersosialisasi di depan kader dan simpatisan PDIP.
"Kehadiran saya disini bukan berkampanye pilkada, karena belum waktunya berkampanye. Kalau saya menyampaikan visi dan misi cagub saya nanti bisa diperingatkan Panwaslu," katanya.
Ketua DPD PDIP Bali Oka Ratmadi berpesan kepada kader dan simpatisan untuk mendukung penuh paket PAS. Jika menang PAS adalah kemenangan Bali.
"Saya harapkan mendukung dan memenangkan paket PAS, sebab paket PAS adalah pas untuk Bali," katanya.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pakta integritas unutk memenangkan PAS yang ditandatangani koordinator DMC se-Bali dan diketahui oleh Ketua DPD PDIP Oka Ratmadi serta Puspayoga. (LHS/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.