Denpasar (Antara Bali) - Peningkatan indeks akibat kenaikan harga-harga bahan makanan menjadi pemicu utama inflasi di Kota Denpasar sebesar 1,19 persen pada bulan Februari 2013.

Indeks pada kelompok bahan makanan naik sebesar 3,33 persen serta kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 1,18 persen, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Jumat.

Demikian pula kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik 0,28 persen, kelompok kesehatan 0,13 persen, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,11 persen.

Selain itu juga kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga naik 0,04 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok sandang sebesar 0,76 persen.

Gede Suarsa menambahkan, komoditas bahan makanan yang mengalami kenaikan harga meliputi bawang putih, bawang merah, telur ayam ras, cabe merah, cabe rawit, jeruk, pepaya, pisang, tomat buah, bayem dan wortel.

Selain itu juga tarif sewa rumah, tarif listrik, upah pembantu rumah tangga dan sepeda motor. Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain daging ayam ras, ikan kembung, ikan tongkol, sumangka, emas perhiasan dan tarif angkutan udara. (*/T007)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026