"Kami bisa mengusulkan pembangunan jalan itu di lembaga legislatif," katanya di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, jalan alternatif harus segera diwujudkan untuk menekan korban kecelakaan lalu lintas di jalan padat kendaraan itu. Jalan alternatif yang direncanakan itu panjangnya sekitar 10,5 kilometer dan Detail Engeneering Desain (DED) dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Dari rancangan pembangunan jalan tersebut ada dua jembatan yang harus dibangun dengan panjang 80 meter.
Sementara median jalan yang dibangun hanya 5 meter dan bahu jalan sekitar 50 centimeter.
"Sebagai jalan alternatif, tetap bisa kendaraan berpapasan sehingga kami yakin akan bisa mengurai kemacetan pada jurusan Gilimanuk menuju Denpasar dan arah sebaliknya," katanya. (*/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.