"Salah satu cara yang kami lakukan untuk menekan volume sampah itu adalah dengan membelinya dari masyarakat," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karangasem, I Nyoman Diana, Jumat.
Program yang dicanangkan setiap tahun tersebut ternyata memberikan dampak positif sehingga sudah selayaknya mendapatkan dukungan berbagai pihak, terutama kalangan pengusaha pariwisata.
Upaya lain yang dilakukan adalah dengan menggelar program kampanye pengurangan sampah plastik yang diawali dengan membersihkan kawasan Pantai Jasri.
"Permasalahan sampah plastik itu harus ditangani secara serius melalui suatu teknik dan cara yang tepat sehingga dengan mudah dapat diatasi," kata Bupati Karangasem I Wayan Geredeg.
Menurut dia, tanpa teknik yang tepat maka permasalahan sampah akan menjadi rumit. Selain itu perlu melibatkan peran serta masyarakat secara berkesinambungan dengan membudayakan kebiasaan hidup bersih dan membuang sampah teratur.
Bendesa Adat Jasri I Nyoman Sutirtayasa mengatakan, penanganan sampah plastik di wilayah itu sudah berjalan cukup lama dengan melibatkan masyarakat supaya secara langsung mengumpulkannya sehingga dapat dibeli oleh instansi terkait. (IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.