"Perpustakaan kami memiliki Sanggar Menulis Cahaya. Nantinya, peserta akan dilatih untuk menghasilkan karya penulisan yang baik," kata Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Yogyakarta Sri Adiyanti di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, Sanggar Menulis Cahaya yang dimiliki Perpustakaan Kota Yogyakarta tersebut memiliki arti "membaca dan hasilkan karya" yang kemudian disingkat menjadi "cahaya".
Pelatihan menulis, lanjut Sri, merupakan salah satu cara alternatif untuk meningkatkan budaya literasi pada anak, selain terus menggiatkan budaya membaca pada anak.
Siswa yang berminat mengikuti kelas menulis tersebut bisa datang langsung ke Perpustakaan Kota Yogyakarta untuk mendaftar. Waktu pendaftaran paling lambat pada tanggal 23 Februari.
Calon peserta juga diminta untuk membuat cerita fabel, yang ditulis tangan dan dikumpulkan bersama dengan formulir pendaftaran. "Ini untuk mengetahui keinginan dan kemauan menulis dari calon peserta," katanya. (*/DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.