Perolehan tersebut menurun 10,80 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 49,88 juta dolar AS, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Gede Suarsa di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, perolehan devisa tersebut juga berkurang 7,80 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya (November 2012) yang tercatat 48,26 juta dolar AS.
Ekspor matadagangan yang sebagian besar didominasi hasil industri dan kerajinan rumah tangga itu dikapalkan langsung dari Bali 53,90 persen, lewat pelabuhan laut di Jawa Timur 44,89 persen dan 1,21 persen sisanya lewat sejumlah pelabuhan lainnya di Nusantara.
Gede Suarsa menjelaskan, atas kondisi itu Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg berkeinginan untuk mengembangkan pelabuhan laut Tanah Ampo di daerahnya menjadi pelabuhan ekspor. (*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.