"Dengan QCS yang dioperasikan secara "on line", masyarakat yang ingin menambah daya listrik cukup hanya duduk manis di rumah. Dengan kata lain, tidak perlu datang lagi ke kantor PLN," kata Manajer Niaga PLN Bali Made Beratha di Denpasar, Jumat.
Di sela-sela acara "luanching" produk QCS, Beratha menyebutkan, selama ini masyarakat yang ingin menambah daya terhadap aliran listrik yang ada di rumah atau di kantornya, selalu harus datang mengurus hal itu ke kantor PLN.
"Dengan diluncurkannya QCS, masyarakat tidak perlu lagi melakukan itu, melainkan cukup hanya dengan duduk di hadapan komputer di rumah, atau melalui saluran telepon," ucapnya.
Menurut dia, permintaan tambah daya kini bisa dilakukan dengan cara "on line" melalui website PLN Bali maupun melalui "call center" dengan nomor sambungan 123.
"Pelanggan cukup hanya dengan membuka situs PLN Bali di www.plnbali.co.id dan mengklik menu Penambahan Daya Online. Selanjutnya pelanggan mengisi data berupa nomor identitas pelanggan, nomor KTP dan nomor telepon atau alamat e-mail yang dapat dihubungi," katanya.
Setelah proses registrasi selesai, pelanggan akan mendapatkan surat izin membayar (SIM). Beratha menyebutkan, dengan SIM tersebut pelanggan dapat melakukan pembayaran tambah daya pada bank atau "plament point" yang tersebar di seluruh Bali.
Setelah itu dilakukan, katanya, maka petugas akan mendatangi rumah warga yang memesan untuk dilakukan penambahan daya sesuai yang diminta, kata Beratha menjelaskan.
General Manajer PLN Distribusi Bali Arifuddin menyebutkan, produk QCS diluncurkan untuk memberikan pelayanan yang lebih kepada masyarakat pelanggan.
Dengan sistem ini, perlanggan selain akan dapat menghemat biaya juga waktu yang diperlukan, sehubungan tidak lagi harus antre di loket PLN untuk mendapatkan penambahan daya listrik tersebut, ucapnya.
Selain itu, lanjut dia, diluncurkannya produk QCS juga sebagai langkah untuk menyikapi permintaan masyarakat untuk tambah daya yang belakangan ini terus meningkat.
"Sejalan dengan kebutuhan energi listrik di rumah tangga maupun perkantoran yang terus menanjak, tidak sedikit masyarakat atau pihak instansi yang kemudian mengajukan penambahan daya," katanya.
Mengingat itu, dengan QCS semuanya akan menjadi lebih mudah, cepat dan efisien, ujar Arifuddin menambahkan.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.